Mengabdi dengan Hati: Jejak Perjuangan Drs. Sujud di SMK Negeri 1 Sindang
Sindang, Agustus 2025 – Perjalanan panjang seorang guru tidak hanya diukur dari masa kerjanya, melainkan dari jejak pengabdian dan cinta yang ditinggalkan untuk peserta didik dan rekan sejawat. Nama Drs. Sujud, guru Bahasa Inggris sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Sindang, menjadi bukti nyata dedikasi seorang pendidik yang sepenuh hati mendampingi generasi muda.
Sejak tahun 2014, beliau memikul amanah sebagai Wakasek Kesiswaan. Selama lebih dari satu dekade, Drs. Sujud mengabdikan diri untuk membina, menegakkan kedisiplinan, serta mengarahkan siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter. Kini, ketika memasuki masa purna tugas, seluruh warga sekolah mengenang beliau dengan penuh rasa hormat dan bangga.
Sosok yang Tegas tapi Penuh Kasih
Bagi siswa, Drs. Sujud adalah figur yang tegas sekaligus penuh perhatian. Ia mampu menjaga wibawa, namun tetap dekat dengan anak didiknya. “Pak Sujud itu kalau marah bukan untuk menjatuhkan, tapi supaya kita belajar bertanggung jawab. Beliau selalu menegaskan kalau disiplin adalah kunci kesuksesan,” tutur salah satu siswa kelas XII.


Sebagai guru Bahasa Inggris, beliau dikenal sabar dan telaten. Banyak alumni yang bersaksi bahwa berkat metode pengajaran beliau, bahasa asing yang semula sulit menjadi lebih mudah dipahami.
Testimoni Rekan Sejawat
Tidak hanya siswa, para guru dan staf juga merasa kehilangan atas pensiunnya Drs. Sujud.
“Beliau adalah partner kerja yang bisa diandalkan. Tegas, konsisten, dan selalu peduli dengan kemajuan sekolah. Kehadirannya membuat suasana kerja jadi lebih solid,” ujar pak Sutarno, S.Pd yang merupakan salah satu guru senior di sekolah.
Kepala SMK Negeri 1 Sindang, Bapak Mamat Rahmat, M.Pd., menyampaikan penghargaan mendalam. “Pak Sujud bukan hanya guru, tapi juga pembina karakter. Loyalitas dan pengabdiannya telah meninggalkan teladan yang luar biasa. Kami sangat berterima kasih atas semua dedikasi beliau,” ungkapnya.
Warisan untuk Generasi Penerus
Di masa pensiunnya, Drs. Sujud meninggalkan warisan yang tak ternilai: teladan, ketegasan, dan ketulusan dalam mendidik. Meski tidak lagi hadir setiap hari di sekolah, semangat beliau akan terus hidup dalam hati siswa, guru, dan alumni SMK Negeri 1 Sindang.
Bagi banyak orang, Drs. Sujud bukan sekadar pendidik, tetapi juga sosok inspiratif yang meneguhkan makna sejati dari sebuah profesi guru: mengabdi dengan hati dan membangun generasi dengan cinta.
Previous Post
Next Post
