Hari Keempat MPLS SMK Negeri 1 Sindang: Edukasi Hukum Bersama Kejaksaan Negeri Indramayu
Smkn1sindang.sch.id, 17 Juli 2025 — Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026, SMK Negeri 1 Sindang menghadirkan sesi istimewa yang bertujuan membentuk karakter siswa sejak dini dalam menghadapi tantangan global, terutama dalam bidang hukum dan integritas.
Pada hari ini, peserta MPLS mendapatkan materi bertajuk “Peran Kejaksaan dalam Membangun Dunia Pendidikan di Era Globalisasi”, yang disampaikan oleh perwakilan dari Kejaksaan Negeri Indramayu, yaitu Bapak Ali Usman, S.H., selaku Kepala Sub Seksi II Intelijen Kejari Indramayu.
Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan pentingnya peran kejaksaan tidak hanya dalam proses penindakan hukum, tetapi juga dalam pendekatan edukatif kepada masyarakat, khususnya pelajar, melalui Program Nasional “Jaksa Masuk Sekolah (JMS)”.
“Intelijen Kejaksaan menjalankan peran penting dalam melakukan penggalangan untuk mendukung penegakan hukum secara preventif. Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah, kami ingin hadir sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi muda yang sadar hukum dan anti korupsi,” ungkapnya di hadapan peserta didik baru.
Adapun poin-poin penting yang disampaikan dalam sesi ini meliputi:
Apa itu Korupsi? Penjelasan dasar agar siswa memahami definisi dan ruang lingkup tindak pidana korupsi.
Bentuk-Bentuk Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi sebagai bagian dari nilai karakter pelajar.
Faktor-faktor Penyebab Korupsi, mulai dari gaya hidup konsumtif hingga lemahnya pengawasan.
Contoh-contoh Korupsi di Lingkungan Sekolah, seperti manipulasi dana, penyalahgunaan wewenang, hingga gratifikasi.
Dampak Korupsi terhadap sektor pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, hingga kepercayaan masyarakat.
Nilai-Nilai Anti Korupsi seperti integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Peran APH (Aparat Penegak Hukum) dalam menjaga keadilan dan membangun budaya hukum yang sehat.

Para peserta MPLS tampak antusias dan aktif bertanya selama sesi berlangsung. Materi ini tidak hanya membuka wawasan hukum para siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai anti korupsi, disiplin, dan kejujuran sejak dini.
Kepala SMK Negeri 1 Sindang menyampaikan apresiasi atas dukungan Kejaksaan Negeri Indramayu dalam memberikan edukasi hukum bagi generasi muda.
“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, karena pendidikan hukum dan integritas tidak bisa ditunda lagi. Ini adalah pondasi penting bagi pelajar vokasi di era globalisasi,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, SMK Negeri 1 Sindang terus menunjukkan komitmennya dalam mendidik siswa tidak hanya sebagai tenaga kerja terampil, tetapi juga sebagai warga negara yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Previous Post
Next Post
